 |
| Tanah Lot |
 |
| Tari Kecak di GWK |
 |
| Danau Bedugul |
 |
| Monumen Renon tampak samping |
Bali adalah salah satu
pulau impian yang ingin saya kunjungi. Siapa sih yang tidak kenal pulau eksotis
ini. Pulau yang selalu menjadi incaran para turis lokal maupun asing, yang memiliki
keindahan alam yang spektakuler dan budaya yang begitu mempesona. Kebudayaan
hindu nya sungguh sangat kental, banyak pura dan tempat sakral sehingga pulau
ini jg disebut pulau seribu dewa. Dan istimewanya budaya tradisional dan adat
istiadat luhur disini tetap terjaga, sehingga menjadi nilai tambah di bidang
pariwisata.
Pada pertengahan tahun
2012, tepatnya tanggal berapa saya lupa, saya berkesempatan mengunjungi Bali.
Walau hanya dengan persiapan yang seadanya karena acara yang mendadak.
Saya dan rombongan di Bali
selama kurang lebih 3 hari 2 malam. Dengan sederet list tampat – tempat yang
akan kita kunjungi. Walau tubuh dah terasa capek karena perjalanan yang cukup
jauh, namun tidak menyurutkan semangat kita semua untuk menjelajah tempat –
tempat wisata
Tempat yang kita kunjungi
antara lain : tanah lot, pantai sanur, pantai kute, nusa dua, pantai tanjung
benoa, GWK, bedugul, renon dll. Saya lupa mana lagi ya, hehehe ^^agak – agak
pikun^^ hehe. Sisanya wisata belanja seperti joger dan pasar sukowati dll. Saya
heran kenapa biro perjalanan ini membuat list kunjungan ke tempat – tempat
belanja agak banyak, bukannya apa – apa sih, tapi masalahnya membuat barang
bawaan saya menjadi semakin banyak dan sebaliknya dompet semakin menipis.
Hehehe maklum khilaf belanja.
Oke, Saya akan sedikit
berbagi info tentang beberapa tempat yang saya kunjungi
Tanah Lot
Tanah lot berada di desa
Beraban, Kediri, Kabupaten Tabanan. Merupakan dua pura, yaitu pura yang berada
diatas bongkahan batu, dan satu lagi berada di atas tebing yang menjorok ke
laut. Pura Tanah Lot merupakan Pulau laut tempat pemujaan dewa – dewa penjaga
laut. Karena termasuk tempat yang dianggap suci maka bila wanita sedang datang
bulan dilarang masuk ke tempat – tempat tertentu di Tanah Lot tersebut. Di
depan pura ada seperti sebuah gua yang di dalamnya terdapat ular suci, menurut
pecalang penjaga ular tersebut, bila kita memegang ular tersebut dan
memanjatkan permohonan maka akan terkabul. Tapi jangan lupa masukan uang
sekedarnya kedalam kotak uang. Namun kembali lagi pada pribadi masing – masing
boleh percaya atau tidak pada ritual itu, namun kalo memang tidak percaya tidak
masalah namun jangan sampai berucap tidak percaya atau meremehkan, kata penjaga
ular tersebut bisa menjadi malapetaka. Ngeri ya... mungkin bisa diartikan jaga
bicara dan ucapan di negri orang.
Kalo saya pribadi cuma
diem saja tanpa komentar, saya masuk liat sebentar tanpa memegang apalagi
memohon doa, karena emang saya takut ular. Sekedar menghormati saja karena sudah
kepalang terlanjur masuk gua. Terlepas dari itu Tanah lot memang menyuguhkan
pemandangan alam yang bagus dan mempesona. Apalagi saat sunset.
Pantai Tanjung Benoa
Terletak di Nusa Dua,
Tanjung Benoa, Badung. Merupakan tujuan
wisata watersport, karena pantai ini memiliki ombak yang relatif tenang dan
pasir putih. Kita bisa mencoba nyali dengan naik parasailing, banana boad,
speed boad, jetski, flying fish, bisa juga snorkeling dan naik perahu ke pulau
penyu ( turtle island ). Namun saya hanya memilih duduk – duduk di tepi pantai
menyaksikan ke ramaian wahana yang berlalu lalang. Sambil menikmati semangkuk
bakso malang, hehehe J,
sungguh – sungguh tidak berkesan, hihihi J
Tapi yang bikin minus
adalah mushola nya kotor, dan hanya berupa bangunan sekotak kecil seperti tak
terurus.
GWK ( Garuda Wisnu Kencana
)
Merupakan land mark yang
ada di Bali, terletak di jalan uluwatu, daerah Badung. GWK merupakan monumen
taman budaya yang terdapat patung dewa wisnu yang mengendarai garuda tingginya
kira – kira 150 meter. Namun patung ini belum selesai, jadi masih berupa
potongan – potongan bagian tubuh, patung kepala dan tubuh dewa wisnu, tangan
dewa wisnu dan kepala burung garuda. Patung ini merupakan karya I Nyoman
Nuarta, seorang pemahat patung yang terkenal. Selain patung ada juga tebing
buatan yang cukup luas. Di GWK kita juga bisa menikmati seni tari kecak di jam
– jam tertentu dengan membayar tiket masuk 30 ribu. Tari yang menurut saya agak
mistik, hehe. Pertunjukan yang menarik namun sayang tidak mengerti dengan
bahasa yang di gunakan karena menggunakan bahasa Bali. Namun secara garis besar
bercerita tentang dewi sita yang diculik, oleh karakter jahat (maaf ga tahu
namanya) hehe, dan diselamat kan oleh hanoman. Usai pertunjukan kita bisa
berfoto dengan para pemain pertunjukan tersebut, namun tentu saja berjubel
dengan pengunjung lain.
Renon
Dilapangan Niti Mandala
alias Renon terletak di jantung kota Denpasar, Bali. Di lapangan Renon ini
terdapat Monumen Bajra Sandi, Awalnya saya mengira Bajra Sandi adalah sebuah
pura atau candi, ternyata adalah sebuah monumen perjuangan Rakyat Bali. Di dalamnya
terdapat reflika perjuangan rakyat dan
sejarah rakyat Bali sejak jaman purba. Ada
juga tangga putar, yang benar – benar membuat mual dan pusing saat
menaikinya. Tapi semua itu terbayar karena kita dapat menyaksikan keindahan
Bali dari atas. Namun sayang lagi – lagi bagi wanita yang datang bulan tidak
boleh menaiki tangga putar ini. Saya kurang tau alasanya kenapa.
Bedugul
Ditengah panasnya cuaca
bali ternyata ada juga tempat wisata yang sejuk, yaitu danau bedugul. Terletak
di desa Candikuning, Baturiti,Tabanan. Terdapat pura yang dipercaya tempat
bersemayam dewi sri atau dewi kesuburan. Kita bisa berkeliling danau dengan
naik perahu.
Itulah sekitas pengalaman saya melakukan trip di Bali, semoga suatu hari nanti dapat berkesempatan berkunjung lagi. Amin :)